Senin, 24 Desember 2012. Anak SBR se-Jateng melakukan kunjungan ke Borobudur. Dari DPK Wonogiri sendiri ada 17 orang , 7 anak dan 10 pendamping. Kami berangkat menggunakan 2 mobil, mobil yang 1 di tempati oleh anak SBR ,yang 1-nya lagi di tempati oleh pendamping.
Pukul 02.30 saya bangun , saat itu saya tidak langsung bangun, karena saya merasa kalau perut saya mual, berasa ingin muntah . Waktu itu saya hampir tidak mau berangkat , karena saya merasa lemas dan rasanya tidak kuat mau melakukan apapun. Dan saya berfikir,kalau saya tidak ikut ke Borobudur, saya akan menyesal,dan tertinggal. Sedangkan, kalau keadaan saya seperti ini, saya akan menyusahkan pendamping dan teman-teman saya. Saya hanya pasrah kepada Tuhan YME. Setelah saya berfikir, lalu saya beranjak pergi ke kamar mandi, untuk cuci muka. Dan akhirnya saya jadi berangkat ke Borobudur.
Berangkat dari rumah, kira-kira pukul 05.00. Dalam perjalanan sebagian ,ada yang tidur, ada juga yang sedang asik mengobrol. Disaat kami sedang mengobrol , tiba-tiba terdengar suara ledakan yang sangat keras DUARRR!!!. kami saaangat terkejut, dan bertanya-tanya "Apa itu??". Dan ternyata, ban mobil yang kami naiki meledak. Setelah mengetahui , bahwa ternyata ban mobil meledak ,kami bergegas turun, dan memperbaikinya . Selesai memperbaiki, lalu kami melanjutkan perjalanan .Kurang lebih 5 jam perjalanan , kami sampai di tempat tujuan, yakni Borobudur.
Dan ternyata, kami terlambat, sangat sangat terlambat. Otomatis, agenda sudah di mulai . Dan kami segera menyusul mereka. Dan sepertinya acara sudah dimulai, beberapa jam sebelum kami tiba. Acara Kirab sudah di laksanakan, dan kami segera menyusul. Sesudah kirab, acara dilanjutkan. Acara selanjutnya, yaitu perkenalan dari Sekolah Lapangan Borobudur, dan selanjutya anak-anak SBR di beri kesempatan untuk bertanya kepada salah satu anggota Badan Obserfasi . Saat itu, ada 2 anak yang bertanya , 2 orang tersebut adalah, Finda dari Dpk Wonogiri, sedang Gilang dari Purbalingga. Setelah itu kami istirahat dan makan siang. Di lanjutkan lagi tari dari anak SBR Dpk Kudus,Setelah itu kami istirahat dan makan siang, kemudian,kami di beri penjelasan oleh Pak Sucoro, tentang Borobudur. Menurutku beliau itu seperti juru kunci candi tersebut, karena beliau lumayan mengerti tentang Borobudur. Selesai mendengarkan penjelasan dari Pak Sucoro, kami di beri arahan, oleh Bunda Sarmina . Setelah itu, kami membersihkan halaman tempat kami berkumpul. Setelah benar-benar bersih, kami melanjutkan acara, inilah acara intinya, yaitu berkeliling dan mengamati isi daripada Candi Borobudur itu sendiri. Disana saya bersama teman-teman se-group mulai mengamati, bagian-bagian dari Candi . Bagian paling bawah, bernama Kamadatu, di atasnya ada juga, tingkatan ini bernama Rupadatu, dan yang paling atas adalah Arupadatu.
Setelah selesai, kami mulai turun dan istirahat. Lalu, hasil pengamatan kami di diskusikan , untuk di presentasikan. Sesudah itu, setiap DPK mengajukan 1 perwakilan dari DPK masing-masing. Dari DPK Wonogiri sendiri yang berani presentasi adalah kak Finda Amalia. Kemudian ,acara di lanjukan dengan pemberian kenang-kenangan,oleh Bidikpora DPD. Karena cuaca sangat tidak mendukung, 1 acara yang paling saya tunggu yaitu game, ternyata ditunda! saya sangat kecewa. Kemudian acara di akhiri. Setelah di akhiri, kami foto bersama, di depan Candi Borobudur. Sembari menanti makanan , kami beristirahat.
Setelah semua acara terlaksana, satu-persatu DPK mulai beranjak pulang ke kampung halaman masing-masing. Saat itu, sebelum kami melakukan perjalanan pulang, ternyata ban mobil kami bocor ,dan harus di tambal terlebih dahulu. Selesai menambal, kami pun pulang. Dengan berat hati ,saya meninggalkan Candi yang penuh makna itu. Kami berangkat pulang, sekitar pukul 17.30, dalam perjalanan , lagi-lagi ban mobil yang kami tumpangi bocor, jadi kami harus menambalkanya di bengkel. Kurang lebih 1/2 jam , ban pun siap di pakai lagi. Dan kami pun melanjutkan perjalanan pulang . Dalam perjalanan , kami sudah merasa lelah, rasanya ingin tidur saja. Walaupun begitu, tapi saya merasa sangat senang!. Pukul 22.33 , kami sampai di rumah . Sampai di rumah, saya langsung tidur, karena sangat lelah.
Kesan-kesan yang tidak akan pernah saya lupakan ialah, saya bisa bertemu langsung dengan teman-teman seluruh Jateng .
Demikian cerita dari saya !
Pohon cabe dihinggapi Dara
DAMAI SEJAHTERA NUSANTARA !!
Berangkat dari rumah, kira-kira pukul 05.00. Dalam perjalanan sebagian ,ada yang tidur, ada juga yang sedang asik mengobrol. Disaat kami sedang mengobrol , tiba-tiba terdengar suara ledakan yang sangat keras DUARRR!!!. kami saaangat terkejut, dan bertanya-tanya "Apa itu??". Dan ternyata, ban mobil yang kami naiki meledak. Setelah mengetahui , bahwa ternyata ban mobil meledak ,kami bergegas turun, dan memperbaikinya . Selesai memperbaiki, lalu kami melanjutkan perjalanan .Kurang lebih 5 jam perjalanan , kami sampai di tempat tujuan, yakni Borobudur.
Dan ternyata, kami terlambat, sangat sangat terlambat. Otomatis, agenda sudah di mulai . Dan kami segera menyusul mereka. Dan sepertinya acara sudah dimulai, beberapa jam sebelum kami tiba. Acara Kirab sudah di laksanakan, dan kami segera menyusul. Sesudah kirab, acara dilanjutkan. Acara selanjutnya, yaitu perkenalan dari Sekolah Lapangan Borobudur, dan selanjutya anak-anak SBR di beri kesempatan untuk bertanya kepada salah satu anggota Badan Obserfasi . Saat itu, ada 2 anak yang bertanya , 2 orang tersebut adalah, Finda dari Dpk Wonogiri, sedang Gilang dari Purbalingga. Setelah itu kami istirahat dan makan siang. Di lanjutkan lagi tari dari anak SBR Dpk Kudus,Setelah itu kami istirahat dan makan siang, kemudian,kami di beri penjelasan oleh Pak Sucoro, tentang Borobudur. Menurutku beliau itu seperti juru kunci candi tersebut, karena beliau lumayan mengerti tentang Borobudur. Selesai mendengarkan penjelasan dari Pak Sucoro, kami di beri arahan, oleh Bunda Sarmina . Setelah itu, kami membersihkan halaman tempat kami berkumpul. Setelah benar-benar bersih, kami melanjutkan acara, inilah acara intinya, yaitu berkeliling dan mengamati isi daripada Candi Borobudur itu sendiri. Disana saya bersama teman-teman se-group mulai mengamati, bagian-bagian dari Candi . Bagian paling bawah, bernama Kamadatu, di atasnya ada juga, tingkatan ini bernama Rupadatu, dan yang paling atas adalah Arupadatu.
Setelah selesai, kami mulai turun dan istirahat. Lalu, hasil pengamatan kami di diskusikan , untuk di presentasikan. Sesudah itu, setiap DPK mengajukan 1 perwakilan dari DPK masing-masing. Dari DPK Wonogiri sendiri yang berani presentasi adalah kak Finda Amalia. Kemudian ,acara di lanjukan dengan pemberian kenang-kenangan,oleh Bidikpora DPD. Karena cuaca sangat tidak mendukung, 1 acara yang paling saya tunggu yaitu game, ternyata ditunda! saya sangat kecewa. Kemudian acara di akhiri. Setelah di akhiri, kami foto bersama, di depan Candi Borobudur. Sembari menanti makanan , kami beristirahat.
Setelah semua acara terlaksana, satu-persatu DPK mulai beranjak pulang ke kampung halaman masing-masing. Saat itu, sebelum kami melakukan perjalanan pulang, ternyata ban mobil kami bocor ,dan harus di tambal terlebih dahulu. Selesai menambal, kami pun pulang. Dengan berat hati ,saya meninggalkan Candi yang penuh makna itu. Kami berangkat pulang, sekitar pukul 17.30, dalam perjalanan , lagi-lagi ban mobil yang kami tumpangi bocor, jadi kami harus menambalkanya di bengkel. Kurang lebih 1/2 jam , ban pun siap di pakai lagi. Dan kami pun melanjutkan perjalanan pulang . Dalam perjalanan , kami sudah merasa lelah, rasanya ingin tidur saja. Walaupun begitu, tapi saya merasa sangat senang!. Pukul 22.33 , kami sampai di rumah . Sampai di rumah, saya langsung tidur, karena sangat lelah.
Kesan-kesan yang tidak akan pernah saya lupakan ialah, saya bisa bertemu langsung dengan teman-teman seluruh Jateng .
Demikian cerita dari saya !
Pohon cabe dihinggapi Dara
DAMAI SEJAHTERA NUSANTARA !!
0 komentar:
Posting Komentar