Pages

Rabu, 19 Maret 2014

Bagaimana Menjadi Pemimpin?


                        Bagaimana sih caranay menjadi pemimpin? Mungkin, itulah pertanyaan yang di lontarkan sebagian orang yang ingin menjadi Pemimpin. Tapi bingung dan tak tahu apa yang akan dia lekukan agar benar-benar menjadi pemimpin yang baik, yang benar-benar di percaya oleh yang dipimpin. Yah, menjadi pemimpin memang susah-susah gampang. Tapi sebetunya, saya pun belum pernah menjadi pemimpin. Tapi untuk berjaga-jaga apabila saya ditunjuk menjadi wakil dari sebuah kelompok ataupun umat aku tulis disini.
Disini saya juga ingin berbagi bagaimana caranya menjadi pemimpin. Langsung saja. yang pertama, mungkin Anda harus mengerti :
1.      Apa itu PEMIMPIN?, PEMIMPIN -> Orang yang telah di pilih oleh Tuhan untuk mengarahkan dan mengendalikan orang lain yang bseiman/seideologi untuk mewujudkan Negara yang damai dan sejahtera.
2.      Apa itu KEMIMPINAN ?, sedikit berbeda dengan PEMIMPIN. KEPEMIMPINAN adalah kemampuan untuk mengkomunikasikan dan mempengaruhi serta mengendalikan orang lain melalui ilmu Tuhan dan ide pemikiran sehingga terbentuk ikatan integritas komunal untuk mewujudkan tujuan sebuah organisasi atau kelompok.
Yah, intinya kita harus selalu kembali kepada Tuhan. Wong Dia yang menciptakan kita kok. Apabila kita telah dipercayakan Tuhan untuk memimpin sebuah organisasi/kelompok, kita harus ingat bahwa Dia-lah yang mempercayakan kita terlebih dahulu sebelum ada yang mengutus kita.
Orang yang telah dipilih Tuhan untuk mengarahkan. Ya.. mengarahkan. Seorang PEMIMPIN harus dapat mengarahkan anak buahnya agar sejalan dengan apa yang di perintahkan pemimpin. Tidak hilang arah. Juga mengendalikan. Mengendalikan anak buah agar tak lepas kendali. Teratur. Hampir sama dengan terarah.  Orang lain yang seiman/seideologi, dia harus seiman dengan kita. Satu tujuan, maka akan lebih mudah mengarahkannya. Untuk mewujudkan suatu Negara yang damai sejahtera misalnya. Atau tujuan dari kelompok itu sendiri. Penjelasan untuk point 1.
Point ke-2. Dia juga harus memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dan mengkomunikasikan. Lah, PEMIMPIN kok ndak bisa ngomong? Bagaimana membicarakannya kalau seperti itu? Maka akan semakin rumit. Juga bila kita tidak dapat mempengaruhi orang lain, maka tujuan kita agar orang itu mengerti obyek kita yang brilliant? Tapi, ingat!! Jangan lupa posisi Tuhan, tujuan tetap harus atas ilmu Tuhan. Bila seperti itu maka akan terbentuklah kebersamaan yang kuat dalam berorganisasi.
Motto yang harus di pegang calon pemimpin ini adalah, Ikhlas, Mawas, Cerdas, Keras, dan Tuntas. Lima motto tersebut harus dimiliki!!. Ikhlas dalam melakukan segala sesuatu harus ikhlas, tanpa pamrih. Tidak memandang apapun yang dia lakukan. Berat ringan harus tetap di kerjakan dengan ikhlas. Mawas, artinya mengoreksi atau memeriksa diri apa yang kita lakukan ini sudah benar atau belum? Intinya menoleh diri sendiri. Lalu, Cerdas. Keahlian dalam berpikir, memandang sesuatu dengan berpikir yang benar. Permasalahan apapun harus di tanggapi dengan otak cerdas, kalau hanya ola-olo, maka organisasi itu takkan bertahan lama. Keras. Keras bukan berarti otoriter. Keras disini, bersungguh-sungguh dalam melakukan sesuatu, konsisten. Tak terpengaruh dengan orang yang berusaha meruntuhkan tekatnya. Tuntas, berarti sesuatu yang di amanatkan harus selesai tuntas. Tidak sepenggal-sepenggal.
Menejemen KEPEMIMPINAN. Seperti pohon yang akarnya menghujam, dan batang yang menjulang ke langit serta buah yang segar dan nikmat. Akar yang kuat = Perencanaan yang matang = input. Batang yang menjulang ke langit = aplikasi yang sesuai rencana = proses = semangat = perjuangan. Kemudian buah yang rimbun = hasil = kemenangan = output. Harus dengan perencanaan yang matang untuk mewujudkan sebuah tujuan.
Pembentukan karakter Pemimpin. Dari yang Hina Dina menjadi Pemimpin yang Bijaksana. Maksudnya, dari kalangan bawah, tidak bisa apa-apa. Menjadi manusia yang sempurna. Manusia yang di rahmati Tuhan yang di percaya untuk menjadi wakil suatu umat.
Jiwa kepemimpinan. Mungkin ini adalah sebuah karunia yang diberikan Tuhan sejak lahir untuk sebagian orang. Tapi, mungkin juga diciptakan ketika orang tersebut terinspirasi dari seseorang yang ia idolakan. Dan inilah yang juga harus dimiliki seorang pemimpin :
1.      Agen of Change/problem Solver.
2.      Loyality/Ketaatan.
3.      Communication (komunikasi)
4.      Confidence (kepercayaan)
5.      Character (karakter)
6.      Comprehension (pemahaman)
7.      Conviction (keyakinan)
8.      Courage (keberanian)
9.      Competency (kompetisi)
10.  Mengenal dan dicintai yang dipimpin.
Nah, itulah yang perlu di perhatikan ketika kita menjadi pemimpin. Semoga bisa menjadi bahan referensi. Dan semoga bermanfaat.
Salam perjuangan Damai Sejahtera Nusantara!!!


0 komentar:

Posting Komentar

 

(c)2009 Sugeng Rawuh Wonten Blog Kula. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger