Judul : Black Beauty.
Pengarang : Anna Sewell.
Penerbit : Orange Books.
Setiap
makhluk ciptaan Tuhan, sudah ditakdirkan memiliki naluri, sebagaimana seekor
Kuda , yang hanya seekor hewan biasa. Hewan juga bisa membedakan mana yang baik
dan mana yang buruk, mengerti apa yang dilakukan manusia, dan bahkan,
terkadang, hewan lebih peka terhadap sesuatu, dibandingkan manusia itu sendiri.Sebagaimana
yang telah di sebutkan di atas, Black Beauty sangat peka terhadap tuannya
yan baik, dan mana yang egois, ceroboh, dan masih banyak sifat jelek seorang
manusia.
Black
Beauty, bukanlah kuda biasa , ia adalah kuda keturunan terbaik dan sejak kecil,
ia selalu di ajarkan oleh ibunya, untuk selalu mengabdi kepada majikanya. Kuda
ini sangat berperangai baik, ia selalu sabar, dan bersemangat tarhadap apa yang
diperintahkan majikanya.
Suatu
hari, dikala Black Beauty telah cukup umur untuk diperkerjakan ,ia akan
menjalani proses breaking-in ,agar , mengerti berperilaku saat dipasang pelana
dan kekang, tidak menendang ataupun menggigit. Saat itu, ia di latih sendiri
oleh tuan pertamanya, yang merawatnya sejak lahir. Setelah masa breaking-in
selesai, barulah ia di ambil oleh majikan barunya, yang bernama Gorge Gordon,
ayah dari seorang yang pernah ditemuinya disaat perburuan yang berakhir tragis
itu.
Di
rumah majikan kedua ini, ia menjalani hari-hari yang sangat istimewa, ia juga
diperlakukan dengan baik oleh majikanya. Di sana,ia juga mendapatkan teman
baru, yang sangat ramah.

0 komentar:
Posting Komentar